Korlantas Pastikan Pengusaha dan Pengemudi Jaga Keselamatan Mudik Lebaran

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:38:33 WIB
Korlantas Pastikan Pengusaha dan Pengemudi Jaga Keselamatan Mudik Lebaran

JAKARTA - Menjelang mudik Lebaran 2026, Komite Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkapkan bahwa pengusaha angkutan umum dan para pengemudi telah menunjukkan komitmen mereka untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran. 

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa kesiapan ini sangat penting untuk memastikan terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (kamseltibcarlantas) selama periode mudik.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis di Jakarta, Agus menekankan bahwa seluruh pihak, baik pengusaha angkutan umum maupun pengemudi, telah siap menjalankan peran mereka untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Komitmen tersebut disampaikan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan bagi para pemudik.

Pengecekan Armada dan Kesiapan Pengemudi untuk Menjaga Keamanan

Salah satu langkah penting yang disampaikan oleh para pengusaha angkutan umum adalah kesiapan mereka dalam melakukan pengecekan menyeluruh terhadap armada kendaraan sebelum digunakan untuk mengangkut pemudik.

 Pengecekan ini meliputi pemeriksaan teknis kendaraan seperti sistem pengereman, kelengkapan administrasi, serta kondisi kendaraan secara keseluruhan. 

Semua armada angkutan umum yang beroperasi pada masa Lebaran akan menjalani uji KIR (Kelayakan Kendaraan) untuk memastikan bahwa mereka layak jalan dan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

“Pengusaha angkutan umum telah berkomitmen untuk memastikan setiap kendaraan dalam kondisi laik jalan dan siap beroperasi dengan aman,” ujar Agus. 

Pengecekan armada yang menyeluruh ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kerusakan atau kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian dalam pemeliharaan kendaraan.

Sementara itu, para pengemudi angkutan umum juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keselamatan selama perjalanan mudik. 

Agus menambahkan bahwa pengemudi telah menyatakan kesiapan mereka untuk menjaga kondisi fisik dan mental, serta mematuhi waktu istirahat yang ditentukan. Hal ini bertujuan untuk menghindari pengemudi mengemudi dalam kondisi lelah, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan. 

Disiplin terhadap aturan lalu lintas juga menjadi bagian dari komitmen para pengemudi untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab.

Sinergi Antara Regulator, Aparat, Pengusaha, dan Pengemudi

Agus Suryonugroho menegaskan bahwa keselamatan selama mudik Lebaran hanya dapat tercapai melalui sinergi antara regulator, aparat kepolisian, pengusaha angkutan umum, dan para pengemudi.

 Kolaborasi ini penting untuk menciptakan sistem lalu lintas yang aman dan efisien. Tidak hanya melibatkan pihak pengusaha dan pengemudi, tetapi juga melibatkan peran aktif aparat kepolisian dan lembaga terkait dalam pengawasan dan pengaturan lalu lintas.

"Sinergi ini merupakan kunci utama untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi kita semua. Mudik adalah momentum kebahagiaan, dan kita ingin masyarakat bisa mudik dengan aman, selamat sampai tujuan, dan kembali dengan selamat,” ujar Agus.

Sebagai bagian dari langkah konkret untuk mendukung sinergi ini, Polri juga telah memerintahkan jajaran Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Polri di seluruh wilayah Indonesia untuk mengintensifkan edukasi kepada pemilik kendaraan angkutan umum dan pengemudi. 

Edukasi ini meliputi pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental, serta pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas yang berlaku selama mudik.

Optimisme dalam Menyukseskan Pengamanan Lalu Lintas Lebaran 2026

Kakorlantas Polri optimis bahwa penyelenggaraan pengamanan lalu lintas pada Lebaran 2026 akan berjalan lebih baik dan lebih humanis. Dengan adanya komitmen yang jelas dari semua pihak terkait, termasuk pengusaha angkutan umum dan pengemudi, Agus percaya bahwa arus mudik dan balik Lebaran dapat terlaksana dengan lancar tanpa menimbulkan masalah besar.

“Dengan adanya komitmen yang nyata dan upaya maksimal dari semua pihak, saya yakin penyelenggaraan pengamanan lalu lintas Lebaran 2026 akan lebih baik, lebih humanis, dan tentunya lebih berorientasi pada pencegahan,” tambahnya. 

Agus juga mengungkapkan bahwa semangat Polri Presisi akan terus dijalankan untuk melindungi dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, mengutamakan pencegahan kecelakaan dan gangguan lalu lintas lainnya.

Pemerintah dan Polri berharap agar mudik Lebaran 2026 menjadi pengalaman yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, dengan meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. 

Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan di jalan, tidak hanya dengan mematuhi aturan lalu lintas, tetapi juga dengan menjaga kesehatan fisik dan mental selama perjalanan.

Komitmen Terhadap Keselamatan Lalu Lintas Menjadi Prioritas

Keselamatan selama mudik Lebaran memang menjadi prioritas utama bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan arus mudik. Dengan adanya komitmen dari pengusaha angkutan umum, pengemudi, serta sinergi dengan Polri dan lembaga terkait, diharapkan bahwa mudik Lebaran 2026 akan berjalan dengan aman dan lancar. 

Semua pihak diharapkan bekerja sama untuk mewujudkan tujuan tersebut, agar masyarakat dapat menikmati liburan Lebaran dengan penuh kebahagiaan, tanpa harus khawatir dengan keselamatan selama perjalanan.

Ke depannya, Korlantas Polri bersama dengan pengusaha dan pengemudi akan terus mengoptimalkan persiapan untuk menghadapi arus mudik, memastikan bahwa semua langkah pencegahan kecelakaan sudah dilakukan dengan baik. 

Dengan cara ini, keselamatan perjalanan mudik dapat tercapai, dan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan hati yang tenang dan aman.

Terkini